Framing tvOne Mengenai Peran Kepolisian dalam Perlindungan Anak pada Program Apa Kabar indonesia Siang Berita 'Kapolres Ngada Cabuli Anak di Bawah Umur'
Institut Bisnis Nusantara
DOI:
https://doi.org/10.56943/daruna.v4i1.365This research aims to determine the framing of tvOne on the program Apa Kabar Indonesia Siang regarding the role of the police in child protection in the news 'The Case of the Ngada Police Chief Molesting a Minor. This research method is qualitative with Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki framing analysis. The object of this research is the program Apa Kabar Indonesia Siang tvOne on the news about the case of the Ngada Police Chief molesting a child on March 12, 2025, totaling three news, and March 13, 2025 totaling two news. The conclusion of the study found that tvOne on the Program Apa Kabar Indonesia Siang news 'The Case of the Ngada Police Chief Molesting a Minor' directs a message to the public that the government through the police, in this case the Ngada Police Chief, AKBP Fajar Widyadharma, has not carried out the role, duties and responsibilities of the police optimally because the police who should protect and care for the community, including children, instead damage it by committing criminal acts of molestation against minors. Even though there are responsible efforts from the police in the form of sanctions of Giving Without Honor (PTDH), the responsibility for police duties is carried out after a criminal incident has occurred and there has not even been any news of a prison sentence for the perpetrator, Ngada Police Chief, AKBP Fajar Widyadharma
Penelitian ini bertujuan mengetahui framing tvOne pada program Apa Kabar Indonesia Siang mengenai peran kepolisian dalam perlindungan anak pada berita ‟Kasus Kapolda Ngada Cabuli Anak di Bawah Umur. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis framing Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki. Objek penelitian ini adalah program Apa Kabar Indonesia Siang tvOne pada berita mengenai kasus Kapolda Ngada mencabuli anak tanggal 12 Maret 2025 sejumlah tiga berita, dan 13 Maret 2025 sejumlah dua berita. Kesimpulan penelitian menemukan bahwa tvOne pada Program Apa kabar Indonesia Siang berita ‘Kasus Kapolres Ngada Cabuli Anak di Bawah Umur’ mengarahkan pesan kepada publik bahwa pemerintah melalui kepolisan, dalam hal ini Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma, belum melaksanakan peran, tugas dan tanggung jawab kepolisian secara maksimal karena kepolisian yangseharusnya melindungi dan mengayomi masyarakat, termasuk anak-anak, malahan merusak dengan melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur. Walaupun ada upaya bertanggung jawab dari pihak kepolisian berupa sanksi Pemberian Tanpa Dengan Hormat (PTDH) namun tanggung jawab terhadap tugas kepolisian dilakukan setelah ada kejadian kriminal yang bahkan belum terdengar ada sanksi penjara terhadap pelaku, Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma.
Keywords: Framing
Anggito, A dan Setiawan, J., (2018) Metodologi Penelitian Kualitatif, CV Jejak,
Dewi, Ni Putu Ayu Krisna, & Remaja, I Nyoman Gede, & Surata, I Nyoman, (2024) Peran Kepolisian dalam Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Kepolsian Resor Buleleng, Kertha Widya, 12(1), 85 - 105. https://doi.org/10.37637/kw.v12i1.1957
Haryono, Agus, & Ismawati, Sri, & Suasono Edy, (2023) Peran Kepolisian dalam Memberikan Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan dan Anak Sebagai Korban Kejahatan (Studi di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Kepolisian Resor Kota Pontianak). Nestor, 1(2), 99 - 114. https://doi.org/10.26418/nestor.v1i2.71512
Hikmatunisa, A., & Setiawan, H., (2022). Analisis Framing Model Pan Dan Kosicki dalam Berita Pelecehan Seksual Anak Panti Asuhan Pada Media Online Cnn Indonesia dan Kumparan. Com., Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora, 13(2), 222 – 227. https://doi.org/10.26418/j-psh.v13i2.53373
Insani, D F, and A Zamzamy, (2023) Analisis FramingPemberitaan Media Online CNBC Indonesia. Com Dan Kompas. Com Mengenai Dampak Lingkungan Pemindahan Ibu Kota Negara, Innovative: Journal Of Social Science, 3(4), 2981–93. https://j-innovative.org/index.php/Innovative
Jumlah Kasus Kekerasan pada Anak 1 Januari - 26 April 2025, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, (2025) . https://kekerasan.kemenpppa.go.id/ringkasan
Marheinis, Muhamad Irfan, & Herpindo, (2021) Analisis Framing Pemberitaan Media Daring Perbedaan Pemberitaan Indosport Dan Bolasport.Com Tentang Kekalahan Timnas Indonesia, Journal of Innovation Research and Knowledge, 17(1), 52–61. https://www.researchgate.net/publication/354681812
Maulana, Giovanni Cesar & Putri, Tanty Wulandari, (2024) Analisis Framing Model Zongdang Pan dan Gerald M. Kosicki Terhadap Berita Kecelakaan PT. Kereta Api Indonesia di Cicalengka Bandung pada Media Online BBC News Indonesia, Jurnal Syntax Admiration, 5(12), 5855 - 5866. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i12.1915
Paramita, Nabila Prajna, & Kartinawati, Erwin, & Wiryawan, Hari (2022) Analisis Framing Pemberitaan Tidak Berkibarnya Bendera Merah Putih Di Upacara Penutupan Thomas Cup 2020 ( Studi di Cnn Indonesia.Com dan Pikiran Rakyat.Com ), Jurnal Asosiatif, 1(2): 78–86. https://orcid.org/0000-0002-3937-0880
Pratama, M., Saragih, Y., (2022) Analysis of the Framing Model of Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki in Reporting on the Moving of the National Capital in Online Media Tempodot.co, BIRCI-Journal, 5(2), 17405 - 17413
Sucipta, Johantan Alfando Wikandana, & Kurniawan, Rizky Chandra, (2021) Analisis Framing Pemberitaan Media Online Detik.Com Dan Kompas.Com Mengenai Kebijakan Kaltim Silent, An-Nida: Jurnal Komunikasi Islam, 13(1), 37–49. https://doi.org/10.34001/an-nida.v13i1.2171
Sugiyono, (2014) Metode Penelitian Bisnis, Alfabet
Supriatna, Yayat, & Dewi, Sartika, & Abas, Muhamad, (2024) Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur Ditinjau dalam PerspektifUndang-UndangPerlindungan Anak (Studi Putusan Nomor 10/Pid.Sus-Anak/2022/PN.Kwg), Unes Journal of Swara Justisia, 8(2), 349 - 358. https://doi.org/10.31933/mgnxx857
Yustiningsih, I., (2020). Perlindungan Hukum Anak Korban Kekerasan Seksual dari Reviktimisasi dalam Sistem Peradilan Pidana. Lex Renaissance, 5(8), 287 - 306. https://doi.org/10.20885/JLR.vol5.iss2.art3