Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh social media marketing terhadap keputusan pembelian dengan brand image sebagai variabel mediasi pada konsumen Point Coffee. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Sampel penelitian sebanyak 160 responden yang merupakan konsumen Point Coffee yang telah membeli minimal satu kali dalam tiga bulan terakhir, diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS versi 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand image (β = 0,664; p < 0,05), brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (β = 0,371; p < 0,05), dan social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian secara langsung (β = 0,483; p < 0,05). Selain itu, brand image ditemukan memediasi secara parsial pengaruh social media marketing terhadap keputusan pembelian (p < 0,05). Nilai R-square untuk brand image sebesar 0,441 dan untuk keputusan pembelian sebesar 0,609, yang menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan prediksi yang baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa social media marketing dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen Point Coffee melalui dua jalur, yaitu langsung dan tidak langsung melalui brand image. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa manajemen Point Coffee perlu mengoptimalkan konten media sosial yang menghibur, mengikuti tren terkini, dan dipersonalisasi, serta menjaga citra produk untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen.
Keywords:
Social Media Marketing
Brand Image
Keputusan Pembelian
PLS-SEM